Home » info terkini » Penolakan Sistem Kluster

Penolakan Pemberlakuan sistem kluster oleh Masyarakat Pedagang Pulsa Indonesia (MPPI).Karena Kebijakan operator seluler yang memperlakukan sistem kluster dalam pendistribusian pulsa elektrik dianggap sangat merugikan Para pedagang kecil

Ketua MPPI Rudi Antoro mengatakan dengan penerapan sistem kluster, khususnya Telkomsel yang memberlakukan hard cluster, menghambat pedagang pulsa untuk memperoleh pasokan.

Menurut dia, hard cluster yang diterapkan oleh PT Telkomsel membatasi distribusi pulsa yang dapat diterima pedagang, yakni setiap pedagang hanya dapat memperoleh pasokan dari distributor yang berada dalam satu kluster dengan jangkauan 3—4 kecamatan.

Hard cluster yang diterapkan oleh Telkomsel mengakibatkan pedagang pulsa terutama pulsa elektrik sulit memenuhi pasokan yang dibutuhkan pelanggan, karena harus sesuai dengan posisi BTS [base transceiver station] nomor telepon di mana pelanggan berada. Penerapan ini dapat mematikan usaha pedagang pulsa, terutama yang berskala kecil,” ujarnya hari ini.

Rudi menambahkan distribusi dengan sistem kluster juga menyebabkan ketergantungan pembelian pasokan pedagang pulsa hanya melalui satu distributor pada tiap-tiap kluster dengan sejumlah potensi kerugian.

Dia menjelaskan potensi kerugian itu di antaranya tidak adanya pasokan yang dapat diperoleh pedagang ketika stok distribusi yang ditunjuk habis, tidak ada alternatif lain untuk memperoleh pasokan ketika pelayanan distributor buruk, dan tidak ada alternatif harga beli yang dapat dipilih ketika dianggap mahal.

Menurut dia, pola itu juga menyebabkan penurunan omzet penjualan pedagang sebesar 25%—30% mengingat Telkomsel memegang porsi terbesar penjualan pulsa yakni mencapai 60%, disusul XL dan Indosat sebesar 30%, dan sisanya operator lain.

Selain Telkomsel, papar Rudi, operator seluler XL dan Indosat saat ini juga telah menerapkan klusterisasi distribusi pulsa yang menghambat aktivitas pedagang dalam memperoleh pasokan yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Dia menjelaskan klusterisasi distribusi yang diterapkan Indosat harus menggunakan chip SEV yang sesuai dengan lokasi distributor pemegang kluster yang ditunjuk. Adapun, klusterisasi XL yang diterapkan pada 2011 hanya memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk melakukan pengisian dari chip Dompet Pulsa XL dalam kluster yang sama.

”Jika sistem distribusi seperti ini [klusterisasi] terus diterapkan, tidak hanya kerugian yang diderita pedagang, tetapi pelanggan juga akan kesulitan mendapat pulsa karena server pulsa secara de facto memegang distribusi mayoritas penjualan pulsa,” tegas Rudi.(jha)

Artikel ini diakses melalui keyword :

kiat server pulsa kluar dari cluster,cara membobol operator seluler indosat,PASAR PONCELL RELOAD

FACEBOOK COMMENTS

File added : Monday, January 16th 2012.
Category : info terkini
tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Related Post Penolakan Sistem Kluster

January 16th
2012

HLR Cluster Telkomsel

HLR Cluster Telkomsel HLR sudah tidak trend, saat ini yang ngetrend adalah hard cluster, tapi tidak mengapa, post ini ditujukan bagi yang memerlukan HLR
January 16th
2012

Telkomsel Tolak Ubah Sistem Cluster Distribusi Pulsa

Telkomsel menunggu pihak asosiasi pedagang pulsa untuk berdiskusi soal sistem cluster distribusi pulsa. (IFT/DINUL MUBAROK) JAKARTA (IFT) – PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) menolak memenuhi
January 16th
2012

HARD CLUSTER TELKOMSEL BERGEJOLAK DI AWAL TAHUN 2012

Asosiasi Pengusaha Server Pulsa Indonesia (Aspindo) meminta penundaan kebijakan hard cluster dari Telkomsel, karena terancam kelangsungan hidupnya. Pasalnya dengan hard cluster ini, end user
January 16th
2012

Clusterisasi Telkomsel Januari 2012 Berefek Stok MKios Langka, Pulsa Mahal

Sejak diberlakukannya clusterisasi Telkomsel yang diterapkan pada awal tahun 2012 ini, banyak para agen pulsa yang mengeluh stok kosong. Belum lagi para pedagang pulsa
January 16th
2012

Hard Cluster Arti dan tujuannya

Hard Cluster sebenarnya adalah tahapan lebih lanjut dari clusterisasi yang sudah dilakukan sekarang. Saat ini XL sudah melakukan clusterisasi dengan membagi area seluruh Indonesia